Preloader

Alamat

Jl. Wates Km. 10 Yogyakarta 55753

Whatsapp

0895411151565

Email

labagroteknologi@mercubuana-yogya.ac.id

ANALISIS RESISTENSI PHYTOPHTHORA INFESTANS (PATOGEN HAWAR DAUN KENTANG) TERHADAP FUNGISIDA DI KECAMATAN KAYU ARO BARAT KABUPATEN KERINCI PROVINSI JAMBI

Abdul Malik Yusuf
Nim : 14011001

Intisari

Resistensi patogen terhadap fungisida adalah salah satu isu yang paling penting dalam pertanian modern karena penggunaan fungisida yang telah digunakan sejak lama. Phytophthora infestans merupakan patogen yang menimbulkan penyakit hawar
daun pada tanaman kentang yang dapat merusak hingga 100%, dan merupakan salah satu patogen yang telah terindikasi resisten terhadap fungisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sudah terjadi resistensi Phytophthora infestans terhadap
fungisida dan mengetahui fungisida jenis apakah yang menyebabkan resistensi Phytophthora infestans di Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Penelitian ini terdiri dari survei dan uji laboratorium yang dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2018. Pengujian resistensi penyakit di lakukan dengan teknik peracunan makanan yang dilakukan di Laboratorium Agroteknologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Hasil analisis kemudian diuji dan dijelaskan dengan uji T sampel independen pada taraf kepercayaan 95% dan statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada beberapa jenis fungisida yang dianggap telah menyebabkan ketahanan penyakit hawar daun Phytophthora infestans terhadap fungisida. Fungisida yang paling banyak digunakan oleh petani kentang Kayu Aro Barat yaitu jenis klorotalonil, mankozeb, dan simoksanil. Dari ketiga jenis fungisida itu yang dianggap telah menyebabkan resistensi Phytophthora infestans yaitu jenis klorotalonil karena daya hambat klorotalonil yang paling rendah diantara ketiga jenis fungisida tersebut.

Kata kunci : Resistensi, Fungisida, Phytophthora infestans, Kentang

Kuliah Pertanian di Jogja, Agroteknologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Bagikan:
Author