Preloader

Alamat

Jl. Wates Km. 10 Yogyakarta 55753

Whatsapp

0895411151565

Email

labagroteknologi@mercubuana-yogya.ac.id

KAJIAN UNSUR HARA TERANGKUT PADA BUDIDAYA WORTEL ORGANIK DAN KONVENSIONAL

KAJIAN UNSUR HARA TERANGKUT PADA BUDIDAYA WORTEL ORGANIK DAN KONVENSIONAL

 


Dody Wibowo Putro
15012083
 

 

 

INTISARI

 

 


Unsur hara terangkut adalah besaran hara yang terangkut melalui metabolisme tanaman yang akan dikonsumsi/dipanen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan hara (N,P,K) yang terangkut pada budidaya wortel dalam pertanian organik dan konvensional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Februari 2018. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif berdasarkan hasil analisis tanah dan tanaman. Selanjutnya hasil laboratorium diolah menggunakan aplikasi SPSS dengan taraf kepercayaan 5% untuk mengetahui perbedaan unsur hara yang terangkut pada budidaya wortel dalam sistem pertanian organik dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur N dan P pada wortel organik (42,78±11,51 kg/Ha dan 8,87 ± 2,67 kg/Ha) tidak berbeda nyata dengan wortel konvensional (50,97 ± 11,55 kg/Ha dan 7,42 ± 0,77 kg/Ha). Sedangkan unsur K wortel organik (32,82 ± 20,97 kg/Ha) berbeda nyata dengan wortel konvensional (108,63 ± 36,11 kg/Ha).
 

 

 

Kata Kunci: Unsur Hara Terangkut, Wortel, Pertanian Organik, Pertanian Konvensional
 

 

 

Kuliah Pertanian di Jogja, Agroteknologi UMBY

 

Share:
Author