PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH SOLID KELAPA SAWIT SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN JAMUR MERANG
Dwi Nurmawan
14011016
INTISARI
Indonesia telah menjadi produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia dengan luas total perkebunan kelapa sawit menjadi 11,3 juta hektar pada tahun 2016 menghasilkan limbah solid 32.392 ton/ tahun dengan kapasitas pengolahan pabrik 60 ton/jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah solid kelapa sawit sebagai media pertumbuhan dan hasil jamur merang dan mengetahui takaran penambahan limbah solid kelapa sawit yang baik untuk menunjang pertumbuhan dan produksi jamur merang. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari sampai Maret 2018 Argorejo, Sedayu, Bantul, Daerah istimewa Yogyakarta pada ketinggian 87,50 mdpl. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) faktor tunggal dan diulang 3 kali, variasi pemberian limbah solid kelapa sawit 7,1%, 14,2%, 21,4%, 28,5%. Hasil penelitian menujukkan bahwa pertumbuhan jamur merang pada jerami 100% maupun limbah solid kelapa sawit 7,15;14,2%;21,4%;28,5% tidak menunjukan perbedaan. Dengan penggunaan jerami 100% mendapat hasil terbaik dibandingkan dengan media yang dicampur limbah solid kelapa sawit ditunjukan pada berat total badan buah jamur merang 8 gram.
Kata kunci: limbah solid kelapa sawit, jerami, jamur merang
Kuliah Pertanian di Jogja, Agroteknologi UMBY