PEMANFAATAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN
Dwi Haryanto
14011030
INTISARI
Kailan merupakan tanaman yang berasal dari Cina. Di Indonesia, tanaman kailan belum banyak dikenal oleh masyarakat, dan budidaya tanaman kailan belum optimal. Salah satu cara agar budidaya tanaman kailan dapat optimal yaitu dengan memanfaatkan limbah cair tahu sebagai pupuk organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi limbah cair industri tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan serta untuk mengetahui pengaruh konsentrasi terbaik limbah cair industri tahu yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu perlakuan konsentrasi limbah cair industri tahu (10%, 15%, 20%, 25% dan 30%) dan sebagai pembandingnya digunakan pupuk anorganik. Pada penelitian ini dilakukan 3 kali ulangan percobaan. Setiap data yang diperoleh dihitung dengan metode statistik ANOVA, apabila terdapat perbedaan nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan uji beda nyata Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair limbah tahu memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap variabel pertumbuhan bobot segar, variabel pertumbuhan bobot kering, variabel hasil bobot segar, dan variabel hasil bobot ekonomis. Penggunaan pupuk organik cair limbah tahu dengan konsentrasi 10% mampu memberikan hasil bobot segar dan bobot ekonomis terbaik pada tanaman kailan yaitu dengan nilai rata-rata peningkatan hasil sebesar 20,03%) dan peningkatan hasil sebesar 22,29% .
Kata kunci : limbah cair industri tahu, konsentrasi, tanaman kailan, pupuk organik cair
Kuliah Pertanian di Jogja, Agroteknologi UMBY